Minggu, 09 November 2008

buku komikku yang itu2 sajah....

kalo dibilang, pasti udah banyak orang yang menceritakan adachi mitsuru. Komiknya unik, walo dengan gambar yang gak keren-keren amat. Tapi begitu baca agak2 bikin ketagihan(obat kali).
Ini terjadi gara2 gw baca H2 episode awal2, yang akhirnya gw terusin dengan doramanya. trus.... akhirnya kebeli deh Enternal blue sky, JInbe, Game cross, touch, rough, adventure boy, beautiful sunshine. Btw, kakak gw yang ngebaca ini komik ampe bingung karena model orangnya sama. Ya gimana ga binun, orang yang baca judulnya ajah beda.... hehehehehe


ini salah satu adegan di "touch", saat minami memberikan ciuman pada tacchan si abang bodoh yang kalah setelah tanding tinju.... so sweet....



MALAIKAT JUGA TAHU

pas denger lagu ini, sekilas ikut berdendang, walo ga ngerti sapa yang nyanyi. Akhirnya tau sapa yang menyanyikan dengan melihat videoklipnya yang lumayan agak menyentuh. abis itu, di radio jadi sering banget nih lagu keluar sebgai request dari orang". Malem", aku lumayan terenyuh dengan liriknya... mungkin karena lagi moody ajah kali ya....


Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku juga
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati
Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri
Cintaku yang sejati
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Kau selalu meminta terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi
Karna tak sanggup sendiri
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu
Aku kan jadi juaranyA
(dewi lestari)

1 taon bersama ayang

1 tahun buat mika bukan waktu yang singkat. 1 tahun juga bukan masa-masa yang mudah dilalui. Akhirnya, mika berhasil menjalin hubungan sampai setahun lamanya. Bukan hubungan yang main-main, walaupun dahulunya mika juga tidak pernah bermaksud untuk main-main, Hubungan yang mungkin orang akan tertawa karena mika merasa bangga bisa mempertahankan dan mencintai seseorang apa adanya, Walaupun banyak kekurangan, walaupun tidak sedikit huruhara dan persoalan yang terjadi. Bahkan, ada kalanya keegoisan luluh lantak karena adanya rasa pengertian yang datang, walau dalam jumlah yang sedikit.
1 tahun mencoba mengenal pribadi yang benar-benar berbeda dari mika. Pribadi yang lain dari orang-orang yang mengenal mika. Pribadi yang membuat mika mengerti bahwa kita memang tidak bisa berdiri sendiri dalam sebuah hubungan. TIdak mungkin kita berjalan sendiri dengan visi yang berbeda.
Terima kasih ayang, untuk 1 tahun yang penuh cerita. Maafkan segala keegoisan dan kerusuhan yang mika buat dengan semena-mena. Terima kasih juga atas kelebihan dan kekekurangan yang menjadi bagian darimu.
I love u
I want u
I need u
I miss u

Senin, 03 November 2008

bushi no ichibun


sambil makan es krim aku akan bercerita tentang film yang baru saja ku tonton akhir2 ini, pilm rekomendasi dari majalah yang ku dapat tiap 3 bulan sekali.... Pilm seorang samurai yang kerjanya mencicip makanan, sampai akhirnya dia keracunan, sungguh malang nasibnya karena kemudian dia buta, dan istrinya yang cantik dan lembut itu diperkosa demi sesuap nasi. Tapi, kebenaran memang selalu menang dan dia berhasil membalas dendam pada orang yang telah menipunya.

ya begitulah ceritanya.... (agak gak penting)

hehehe maklum, terpengaruh lezatnya es krim.....

Senin, 27 Oktober 2008

hari pertama di Jogja....

hari pertama di jogja setelah mendarat dari kereta yang kutumpangi bersama budeku. Tau ga sih??? tadi malam di kereta, gw seakan2 merasa tuh kereta mo anjlok... saking kencengnya, eh tau2 gw bangun dan mikir, jangan2 gw cuma mimpi... hehehehe, alhamdulillah, sampailah diriku di jogja dengan selamat.

trus berbekal kepedean diriku ke kampus, blom sampe di kampus taunya dapet telpon dari si ari dodol, yang mengabarkan bahwa sense kaga ada di tempat. Karena udah setengah jalan jadi kuputuskan untuk ke toko buku, taunya ga ada komik baru.... menyebalkan, mana ujan... untung isa datang bersama dengan laptop dan ku coba menulis kembali blogku dengan di iringi suara isa yang menguap karena menunggu lama(berhubung ngetiknya cuma pake 2 jari, hehehehe)

yah begitulah, aku lagi2 m3nginggalkan ayang dan my pamily.... untuk apalagi kalo bukan untuk menyelesaikan studiku yang agak terlunta2.... hoaem....

gitu dulu dah..... bye bye muach....

Kamis, 21 Agustus 2008

mika di bulan juli part3


bertemu teman" lama dan berkenalan dengan teman baru... yah... itulah yang terjadi, jadilah kumpul", makan dan poto" serta nonton bioskop di hari munggu bersama 6 orang yang rame bin ajaib....


kasian deh yang moto jadi ga kepoto.... hehehehe....

mika di bulan juli part 2

Dirumah apa saja yang dilakukan? Bila tidak tidur dan makan (gimana ga gendut?), tapi ternyata banyak juga yang kulakukan selama liburan ini. Salah satunya adalah kegiatan menonton pilm di bioskop, yang biasanya kalo di jogja dilakukan bersama temanku yang baik yang suka sekali mengomentari pilm” itu dengan subjektip. Kali ini izinkan diriku bercerita tentang pilm” yang kutontonn, sekaligus mengomentari bagaimana perasaanku berada di beberapa bioskop yang berbeda di ibukota.

Paling pertama adalah HANCOCK, Will smith seperti biasa tampil dengan gayanya yang kocak agak selengean. Komentar mika buat pilm ini biasa, yah emang sih lucu…. Tapi, tak terasa kesannya setelah nonton itu, seperti yang diketahui dengan kekuatan super, semua kejahatan dapat ditumpas dimuka bumi, tapi emangnya bulan bisa dilukis…? ga masuk akal deh…. Pesan moral adalah cinta memerlukan pengorbanan. Hehehehehe, Mengenai bioskop, kali ini bersama dengan ayang, kami menonton di blitz megaplex yang aada di Grand Indonesia, ga diajurkan memilih kursi pojok, karena layarnya lebih kecil dari dioskop yang ada, dan kursinya kayak kursi kereta. Yah untuk ruang tunggunya emang enyak sih….

Wanted ditonton di 21 Puri Mall… Angelina Jolie, pasti seksi itulah yang jadi bayanganku, ternyata hum… ga tau napa ga ada seksi”nya seperti di mr & mrs smith. Apakah sudah terlalu tua??? Hal itu dijawab oleh mas” disebelahku, yang mulai berkomentar tentang si Jolie, “udah ketuaan…..”. Dari cerita nih pilm lumayan menghibur walo kurang terlalu menarik, dari awal sepertinya penonton diperlihatkan siapa yang jahat dan siapa yang baik, lalu ternyata diakhir terjadi pembalikan karakter. Masalahnya adalah, bila perang didalam kereta dan keretanya sampe jatuh ke jurang, kenapa jagoan”nya bisa masih hidup? Apakah mereka punya 13 nyawa? Padahal penumpang kereta yang lain mati semua loh…. Dan semua mati karena 1 tembakan memutar? Hohoho, ga komentar deh. Karena ini adalah tempat nonton yang biasa dengan kursi empuk yang biasa dan tampak bersih alias gak dekil, cukup menyenangkan walo duduk di deret ke4 dari atas.

Nonton bareng teman, dan memilih pilm yang belom ditonton oleh semuanya, dan akhirnya dipilihlah pilm CIna, berjudul Red Cliff. Takeshi Kaneshiro yang jadi idola tampil dengan gaya terpelajar, rapi bersih sedikit gemulai dengan kipas ditangannya, seprtinya memang ahli strategi yang tidak perlu tampil di medan perang. Tokoh” lain yang cukup punya nama memang memiliki andil, walo peran mereka kelewat ga penting dancuma menuh”in layar yang udah kebanyakan orang, sampe pusing melihatnya karena alurnya lambat banget, walo harus di akui strategi perangnya dan ceritanya sebenarnya lumayan bagus. Tapi, hoaem, sangat membosankan!! Apalagi pas tau akhirnya bersambung or ceritanya gak selesai sampe disitu. Bikin pengen nimpuk…. Udah sabar taunya ujung”nya kayak gituh. Mana tempat duduk di 21Megaria sempit banget, kursinya sih empuk banget, tapi jarak penonton yang satu ke yang lain deket banget. Ga dianjurkan yang memiliki badan nan besar buat nonton disitu, murah tapi menyiksa. Hehehehehe

Dan Batman or DarkNIght menjadi pilihan berikutnya, pilm yang di tonton di tempat yang murah meriah 21Slipi, ga komentar banyak deh…ceritanya panjang…..tapi kursinya gak menyenangkan, ga ada tempat buat naroh minuman, lantai bawahnya keramik dan bukan karpet, Dan seperti yang diceritakan isa diblognya, ceweknya bertampang tua dan kurang menarik dilihat… dan itu membuatku ikhlas saat dia tidak dipilih oleh Batman. Mati deh….! hahahaha