Kamis, 21 Agustus 2008

mika di bulan juli part3


bertemu teman" lama dan berkenalan dengan teman baru... yah... itulah yang terjadi, jadilah kumpul", makan dan poto" serta nonton bioskop di hari munggu bersama 6 orang yang rame bin ajaib....


kasian deh yang moto jadi ga kepoto.... hehehehe....

mika di bulan juli part 2

Dirumah apa saja yang dilakukan? Bila tidak tidur dan makan (gimana ga gendut?), tapi ternyata banyak juga yang kulakukan selama liburan ini. Salah satunya adalah kegiatan menonton pilm di bioskop, yang biasanya kalo di jogja dilakukan bersama temanku yang baik yang suka sekali mengomentari pilm” itu dengan subjektip. Kali ini izinkan diriku bercerita tentang pilm” yang kutontonn, sekaligus mengomentari bagaimana perasaanku berada di beberapa bioskop yang berbeda di ibukota.

Paling pertama adalah HANCOCK, Will smith seperti biasa tampil dengan gayanya yang kocak agak selengean. Komentar mika buat pilm ini biasa, yah emang sih lucu…. Tapi, tak terasa kesannya setelah nonton itu, seperti yang diketahui dengan kekuatan super, semua kejahatan dapat ditumpas dimuka bumi, tapi emangnya bulan bisa dilukis…? ga masuk akal deh…. Pesan moral adalah cinta memerlukan pengorbanan. Hehehehehe, Mengenai bioskop, kali ini bersama dengan ayang, kami menonton di blitz megaplex yang aada di Grand Indonesia, ga diajurkan memilih kursi pojok, karena layarnya lebih kecil dari dioskop yang ada, dan kursinya kayak kursi kereta. Yah untuk ruang tunggunya emang enyak sih….

Wanted ditonton di 21 Puri Mall… Angelina Jolie, pasti seksi itulah yang jadi bayanganku, ternyata hum… ga tau napa ga ada seksi”nya seperti di mr & mrs smith. Apakah sudah terlalu tua??? Hal itu dijawab oleh mas” disebelahku, yang mulai berkomentar tentang si Jolie, “udah ketuaan…..”. Dari cerita nih pilm lumayan menghibur walo kurang terlalu menarik, dari awal sepertinya penonton diperlihatkan siapa yang jahat dan siapa yang baik, lalu ternyata diakhir terjadi pembalikan karakter. Masalahnya adalah, bila perang didalam kereta dan keretanya sampe jatuh ke jurang, kenapa jagoan”nya bisa masih hidup? Apakah mereka punya 13 nyawa? Padahal penumpang kereta yang lain mati semua loh…. Dan semua mati karena 1 tembakan memutar? Hohoho, ga komentar deh. Karena ini adalah tempat nonton yang biasa dengan kursi empuk yang biasa dan tampak bersih alias gak dekil, cukup menyenangkan walo duduk di deret ke4 dari atas.

Nonton bareng teman, dan memilih pilm yang belom ditonton oleh semuanya, dan akhirnya dipilihlah pilm CIna, berjudul Red Cliff. Takeshi Kaneshiro yang jadi idola tampil dengan gaya terpelajar, rapi bersih sedikit gemulai dengan kipas ditangannya, seprtinya memang ahli strategi yang tidak perlu tampil di medan perang. Tokoh” lain yang cukup punya nama memang memiliki andil, walo peran mereka kelewat ga penting dancuma menuh”in layar yang udah kebanyakan orang, sampe pusing melihatnya karena alurnya lambat banget, walo harus di akui strategi perangnya dan ceritanya sebenarnya lumayan bagus. Tapi, hoaem, sangat membosankan!! Apalagi pas tau akhirnya bersambung or ceritanya gak selesai sampe disitu. Bikin pengen nimpuk…. Udah sabar taunya ujung”nya kayak gituh. Mana tempat duduk di 21Megaria sempit banget, kursinya sih empuk banget, tapi jarak penonton yang satu ke yang lain deket banget. Ga dianjurkan yang memiliki badan nan besar buat nonton disitu, murah tapi menyiksa. Hehehehehe

Dan Batman or DarkNIght menjadi pilihan berikutnya, pilm yang di tonton di tempat yang murah meriah 21Slipi, ga komentar banyak deh…ceritanya panjang…..tapi kursinya gak menyenangkan, ga ada tempat buat naroh minuman, lantai bawahnya keramik dan bukan karpet, Dan seperti yang diceritakan isa diblognya, ceweknya bertampang tua dan kurang menarik dilihat… dan itu membuatku ikhlas saat dia tidak dipilih oleh Batman. Mati deh….! hahahaha

wall-e, eve and me....








ga punya koment selain LUCU..... dan aku pun ingin berpoto bersama mereka.....

aku balik ke jogja....


akhirnya, tgl 20 agustus aku balik ke jogja naek kreta api... dan dengan rambut baruku lagi (menyambut tahun ajaran baru...hehehehehe), aku berdoa semoga kali ini skripsiku lancar dan selesai dengan tepat waktu... amien....


dan ayang mengantarku sampai ke stasiun.... hehehehe, spertinya ayang sulit melepasku saat itu... huek huek, tapi dia pun tersenyum dan sesekali mengacak" rambutku yang baru dan akhirnya mendapat teriakan dari bu dosen saat penampilan perdanaku di kampus... pliss deh bu, ga ada hubungannya antara skripsi sama rambut.... hehehehe

Senin, 21 Juli 2008

mika di bulan juli part 1

Bulan juli yang mengesankan….di berawal dari penyakit” ringan yang menimpaku di Jogja, terpaksalah diriku beristirahat di antara stress yang menimpaku, deadline skripsi yang belum ku selesaikan. Akhirnya bab yang seharusnya dapat kuselesaikan dari kemaren” berhasil ku selesaikan berkat bantuan dari ben yang numpang maen kompiku. Besoknya dengan semangat 2008, datanglah ke kampus yang mulai sepi, liat” pengumuman di jurusan kok bikin nyesek, masa jadwal bimbingan terakhir akhir juni dan akan di mulai bimbingan lagi awal September. Ga kelamaan tuh, pikirku bĂȘte.
Dan ternyata bude sudah terlebih dulu mudik ke Jakarta, apakah aku akan berdiam saja di Jogja?? Apa jadinya? Kurang gizi bias tuh…. Ku putuskan untuk segera balik ke Jakarta. Ditemani Isa, aku menuju loket stasiun, ihiks… semua tiket habis sampai minggu depan, tiket yang tersisa saja tinggal 4 sampai 5 kursi, mana mau aku berlama” menunggu sampai 1 minggu? Air mata panik hampir saja menetes (hiperbola lu mik), kegelisahanku tidak terselesaikan dengan menelepon mami tercinta. Kirain sih, mami bakal bilang ya udah cari tiket pesawat gih? Taunya malah disuruh naek bus… mana berani kalo cuma sendiri. Isa sahabatku yang baik hati(tuh kan gw puji”), lalu memberikan nomer telpon jasa travel padaku, akhirnya aku memutuskan untuk naik travel.
Hari itu sudah sore, dengan tergopoh” karena takut ketinggalan travel(emang kereta????), aku bergegas menelusuri jalanan yang lumayan jauh dari rumahku ke depan kompleks, ternyata belom dijemput tuh, yaela tau gitu santai” aja. Datanglah mobil travel berwarna putih, lumayan bagus, tapi ya ampuyn pake acara jalan” keliling Jogja dulu, dari utara ke selatan ke mana”, dan baru berangkat jam 6 sore… cape deh… Ternyata ada 2 sopirnya, yang muda dan yang tua. Sudah dapat dibayangkan kalo yang muda ugal-ugalan, sedangkan yang tua lumayan santai. Lagi lagi oh nasib, di daerah Kalimati terjadi penukaran penumpang daerah ciledug dan bekasi agar menghemat waktu si pemilik travel. Dioperlah diriku ke travel yang penghuninya gak ada yang gw kenal.
Detik demi detik, pagi pun menjelang…. Orang-orang Jakarta timur dan sekitarnya diturunkan oleh sopirnya satu persatu, dan tersisa 4 penumpang cewe dengan tujuan yang hampir sama termasuk diriku. Karena diriku yang terletak di samping pak sopir yang sedang bekerja, jadilah diriku penunjuk arah diantara kebingungan pak sopir itu. Sudah nyasar karena si sopir sok tau dan jalanan yang mulai padat. Sampai suatu ketika, sudah tidak begitu jauh lagi, si sopir bertanya arah padaku, kayaknya dia ngira aku akan menyasarkan di daerah itu, padahal tuh wilayah dari jaman sd, smp,sma sudah kulewati hampir tiap hari. Dan kemudian si ibu-ibu nyinyir (seperti cerita di sinetron”) mulai gelisah dan berkomentar menyebalkan. Kalo cuman komentar ga masalah, tapi ini sudah mulai pengen di timpuk tampaknya. Gimana gak, tiba” dia menelepon anaknya dan bilang kalau aku yang mengorbankan penumpang yang lain karena aku menyasarkan mereka, sudah gitu dengan sok taunya dia bilang mau turun didaerah karangmulya, dan membuatku sedikit mendelik karena itu juga daerah rumahku. BU, kalo ga tau jalan diem aja deh… masih mending aku memberikan arah yang tepat, kalo gak tuh travel pasti masih nyasar di slipi.
Belum selesai kedongkolanku sampai bagian si ibu itu mulai mencekoki pak sopir dengn telepon dari anaknya, salah belok lagi deh….harusnya belok ke kanan, malah lurus aja. Saat ku katakan pada sopir kalau dia salah jalan, si ibu nynyir it uterus menyalahkanku, akhirnya malah menjadi suatu keuntungan buatku, karena sopir nyasar di daerah yang merupakan jalan pintas menuju rumahku. Langsung aja, kubilang untuk tetap lurus, Ga peduli si nyinyir itu, ataupun ga peduli dengan sodara yang kebetulan juga salah satu penumpang di travel itu, Aku kesal, dan kupikir biar aja mereka meraba” jalan tanpa diriku…hahahahaha …. Aku turun di tempat aku akan dijemput, si sopir sepertinya tak tega membiarkan gadis kecil sepertiku turun dijalan, tapi kuyakinkan si sopir itu, kalau rumahku sudah tidak jauh dari tempatku berhenti. Kalau ga bawa bawaan mungkin aku akan jalan kaki,
Mobil itu berlalu dan aku tersenyum membayangkan si ibu itu malu karena ternyata masih satu kelurahan denganku… hahahahaha, tapi kayaknya sih tebakanku dia ga nyadar, dan malah makin nyinyir dengan bilang aku menyasarkannya dengan sukses. Ya udahlah….. yang penting aku yang lebih dulu sampai rumah. Hehehe…

Senin, 14 Juli 2008

aku, rambut dan marchione...




hanya beberapa foto dan sekilas janjiku menceritakan anggota baru dalam keluarga perbonekaanku... nama bekennya mario bross, tapi berhubung teringat marchione, , jadi kunamakan boneka nan lucu itu marchione....

dan rambutku yang berponi, yang tadinya niat ala "dora", berakhir menjadi rambut gagal ala "bcl", sedih tapi lucu juga...hehehehehe

Selasa, 24 Juni 2008

ultah.... tua....hahahaha....




lagi makan di ss.... di balik tirai bambu...
lagi mo nonton nih.....
sebenernya... kado yang gw pengen adalah lulus pas bulan mei... apa daya, blom terlaksana karena banyaknya kendala.... so, di bulan mei banyak juga kejutan yang ku terima... hehehehe makasih ayank...
atas kadonya....yang akan ku ceritakan berikutnya....